Dalam
membuat animasi di website, kita dapat membuat dengan memakai Flash
atau jQuery. Flash memakai teknologi kompilasi, sedangkan jQuery
memakai scripting javascript. Ada beberapa web designer memakai Flash,
beberapa web designer lain memakai jquery. Manakah yang lebih baik,
animasi flash atau jquery? Berikut akan diberikan analisanya.
Flash merupakan teknologi yang dikembangkan oleh adobe. Untuk bisa
membuat animasi Flash kita perlu menginstall program di dalam komputer
kita. Dalam animasi Flash, source code dan hasilnya berbeda file,
sehingga setiap kali ada perubahan animasi, kita harus mengedit melalui
program yang diinstall di komputer kita dan kemudian diupload ulang.
Flash sudah dikenal web designer sejak lama, dokumentasi dan tutorialnya
mudah didapatkan di mana-mana seperti di web maupun toko-toko buku.
JQuery merupakan script animasi yang dikembangkan dari javascript. Jika
kita membuat animasi secara langsung dengan memakai javascript akan
sangat memakan waktu. Dengan memakai library jQuery, proses pembuatan
animasi akan lebih cepat. JQuery masih baru di kalangan web designer,
sehingga dokumentasi dan tutorialnya lebih sedikit dibandingkan dengan
flash. Untuk membuat animasi dengan jQuery tidak diperlukan software
khusus, cukup text editor saja. Untuk mengujinya memakai browser Firefox
atau Internet Explorer. Karena berbasis script, kita bisa merancang
untuk mengupdate animasi melalui CMS Jquery terus berkembang seiring
banyak plugin-plugin yang dibuat web developer-web developer dari
penjuru dunia.
Pada saat pengunjung browsing ke website yang ada animasi Flashnya,
pada browser harus ada plugin yang diinstall supaya Flashnya bisa
tampil. Pada animasi jQuery tidak perlu tambahan plugin. Dengan demikian
dari segi fleksibilitas, jQuery lebih fleksibel karena browser yang
masih standard dapat menjalankannya. Ini terlihat sekali pada browser
yang diinstall pada perangkat mobile seperti handphone, Opera 10 Mobile
dapat menjalankan animasi jQuery, tetapi tidak dapat menjalankan
animasi Flash.
Saat ini perkembangan animasi website lebih cenderung ke arah jQuery
karena kemudahan editingnya, kemudahan mengubah animasi melalui CMS,
kefleksibilitas dijalankan di berbagai browser tanpa membutuhkan plugin
tambahan, dan makin bertambahnya plugin-plugin jQuery yang mudah kita
dapatkan di internet.
Minggu, 25 Maret 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar